Beberapa Kebiasaan Boros yang Sebaiknya Segera Dibuang

uang-digital
Uang Digital

Kebiasaan boros seringkali gak disadari dilakukan banyak orang hingga baru tau saat uangnya habis padahal baru aja gajian. 

Pasalnya jika dibiarkan berlangsung terus-menerus yang ada keuanganmu jadi berantakan. Bahkan berisiko membuat kamu terlilit utang.

Karena itu kamu harus membuang tujuh kebiasaan boros ini kalau mau dompetmu tetap tebel dan aman tentunya. Yuk, simak!

1. Jauhi mall

Cara pertama yang harus dilakukan untuk menghindari kebiasaan boros adalah dengan menghindari godaan.

Apa yang dimaksud? Ya, kamu perlu mengetahui dengan baik apa yang menjadi kelemahanmu. Misalnya kamu gak bisa menahan godaan saat ada diskon sepatu.

Nah, supaya kamu gak tergoda untuk memboyong sepatu pulang ke rumah, sebaiknya jangan terlalu sering untuk datang ke mall.

Menjaga jarak dengan mall atau pusat belanja adalah salah satu cara tepat untuk menjaga dompetmu untuk tetap tebal.

2. Buat kebiasaan baru yang murah

Kalau selama ini kamu selalu menyisihkan 50 ribu untuk membeli kopi di kafe. Coba kalau kamu hitung, dalam satu bulan kamu bisa mengeluarkan uang sebesar 50 ribu x 22 hari kerja yaitu 1,1 juta rupiah hanya untuk kopi.

Nah, kamu bisa menyiasatinya dengan membeli kopi renceng di supermarket yang biasanya dijual sekitar 12 -15 ribu yang bisa digunakan untuk seminggu.

Jika untuk satu bulan, berarti kamu hanya perlu mengeluarkan uang sekitar Rp 60 ribu hingga 100 ribu rupiah. Lumayan banget kan, kamu jadi bisa saving uang 1 juta rupiah.

3. Jajan

Banyak orang yang gak menyadari kalau kebiasaan jajan sebenarnya juga bisa menguras isi kantongmu lho.

Mungkin gak terasa karena jumlahnya kecil. Tapi coba deh kamu itung-itung kalau setiap hari kamu mengeluarkan 10 ribu rupiah hanya untuk jajan.

Berarti kamu harus mengeluarkan uang sekitar 200 ribu hingga 250 ribu per bulannya. Karena itu, ada baiknya kalau kamu membuatnya sendiri di rumah.

Selain lebih terjaga kesehatannya, uangmu pun juga lebih aman kan?

4. Sering liat online shop

Percuma kalau kamu menghindari mall atau pusat perbelanjaan tapi masih sering liat online shop.

Pasalnya terkadang banyak orang yang gak tahan sama godaan flash sale dan seringkali membeli barang yang sebenarnya gak dibutuhin.

Karena itu sebaiknya jangan terlalu sering melihat online shop kalau gak mau dompetmu jebol.

Dapatkan Uang dari Barang Bekasmu Lewat 5 Situs Jual-Beli Ini

uang-digital
Uang Digital

Barang bekas jangan dibuang. Siapa tahu bisa jadi duit buat tambah-tambah uang belanja. Caranya gimana? Jual saja.

Tapi sebaiknya jangan dijual ke pemulung atau tukang rongsok yang tiap hari keliling kompleks bawa gerobak atau pikap. Dijamin harganya dibanting alias ditawar rendah banget.

Sudah banyak situs jual-beli yang bisa dimanfaatkan. Ihwal keamanan dan kenyamanan transaksi pun tiap-tiap situs bersaing untuk memberikan yang terbaik.

Berikut ini 5 situs jual-beli yang dapat digunakan untuk menjual barang bekas:

1. Tokopedia

Situs ini termasuk komplet untuk urusan jual-beli. Cara daftarnya pun gampang. Selain itu, pilihan kurirnya banyak.

Tinggal cari yang aksesnya paling gampang dari rumah. Transaksi di Tokopedia dilakukan dengan sistem escrow atau rekening bersama (rekber).

2. Bukalapak

Situs ini sebelas-dua belas dengan Tokopedia. Perbedaan utamanya terletak pada fitur pencarian yang lebih terbatas dan tampilan situsnya.

Jumlah kurirnya juga berbeda. Tinggal dicoba saja mana yang cocok antara Tokopedia atau Bukalapak.

Lebih baik sih pasang iklan di kedua situs itu. Seperti memancing, makin banyak kail disebar, makin besar peluang ikan tertangkap.

3. FJB Kaskus

Forum jual-beli atau disingkat FJB di Kaskus adalah salah satu sarana transaksi barang yang paling awal di Indonesia. Sebelum marketplace seperti Tokopedia dan Bukalapak menjamur, FJB Kaskus adalah andalan orang untuk membeli dan menjual barang.

Kini, FJB Kaskus memiliki fitur escrow juga. Dulu, layanan ini disediakan oleh user pribadi. Tapi kalau misalnya mau transaksi langsung antara penjual dan pembeli bisa juga.

4. OLX

OLX adalah hasil “perkawinan” Tokobagus dan Berniaga—dua marketplace senior di Indonesia. Uniknya, situs ini mendorong transaksi dengan metode COD.

Jadi, penjual dan pembeli bertemu dulu untuk mengecek barang yang dijual. Setelah tercapai kesepakatan, barulah transaksi dilakukan.

Cara ini menguntungkan pembeli maupun penjual. Pembeli bisa mengecek dengan detail barang yang akan dibeli, sementara penjual bisa langsung menerima uang setelah deal.

5. Prelo

Situs yang satu ini terhitung pemain baru dalam dunia marketplace. Uniknya, Prelo khusus dipakai untuk jual-beli barang bekas.

Dengan begitu, pasar Prelo lebih jelas: orang yang memburu barang bekas berkualitas. Kalau kita pasang iklan di sini, sudah pasti pembelinya tahu bahwa barang itu bekas, meski ada juga seller yang menjual barang baru atau bahkan barang bekas berkualitas buruk.

4 Tips Hemat Uang yang Mudah Dilakukan

uang-digital
Uang Digital

Tips hemat uang gak harus ribet. Cukup dengan memanfaatkan lingkungan sekitar, proses penghematan pun dapat dilakukan kok. Jadi tidak cuma hemat, kita pun otomatis ikut serta menjaga lingkungan dalam prosesnya.

Gak percaya? Berikut adalah 4 cara sederhana peduli lingkungan yang bisa membantu kita hidup hemat setiap hari. Yuk langsung simak aja.

1. Manfaatkan sinar matahari

Anggaran bulanan buat bayar listrik jangan dianggap sepele. Tarif listrik yang udah naik sejak tahun lalu emang kudu disikapi serius. Makanya, hemat menggunakan listrik itu krusial banget.

Caranya mudah kok. Kamu manfaatin aja sinar matahari semaksimal mungkin. Sinar matahari sangat berguna buat pencahayaan rumah di siang hari.

Pastikan rumah kamu sudah terpasang jendela dan beberapa genting kaca, agar cahaya matahari bisa masuk ke bagian dalam rumah. Tips hemat uang ini juga sekaligus bisa menghemat energi lho.  

2. Gunakan alat pencukur biasa

Buat para pria yang bisa dilakukan adalah dengan memilih pencukur kumis. Udah pasti kalau kumis atau janggut panjang, gak tahan pengin dicukur kan?

Nah, buat menghemat uang, sebaiknya gunakan alat cukur biasa atau tradisonal daripada alat cukur elektrik. Selain harganya relatif lebih murah, alat cukur tradisional juga gak perlu mengeluarkan energi seperti listrik atau baterai.

3. Cuci baju sendiri

Adanya mesin cuci emang ngebantu banget buat orang yang malas nyuci pakaian. Tinggal nyalakan mesin, isi air, masukkin deterjen dan pakaian yang mau dicuci, udah deh biarin mesin yang bekerja.

Nah, untuk menghemat uang dan energi, coba deh mulai nyuci baju dan mengeringkan sendiri menggunakan cahaya matahari. Ini akan lebih baik dan gak bikin boros pengeluaran.

4. Jalan kaki atau bersepeda

Hasil penelitian yang dilakukan Universitas Standford pada tahun lalu menyebutkan kalau orang Indonesia merupakan orang yang paling malas sedunia.

Penelitian tersebut emang ada benarnya. Mau ke warung yang lokasinya dekat aja kita kadang sering pakai motor daripada jalan kaki.

Nah, mulai sekarang yuk coba biasakan berjalan dan bersepeda. Misalnya kalau lokasi kantor tempat kerja dekat dengan tempat tinggal, apa salahnya jalan kaki atau menggunakan sepeda.

Selain bisa menghemat uang dan energi, hal ini juga bisa bikin sehat badan lho. Apalagi buat yang jarang banget olahraga. Tips hemat uang ini juga cocok buat menjaga kebugaran tubuh kan?

Kebanyakan Uang Elektronik Bikin Boros, Cegah dengan 3 Trik Ini!

uang-digital
Uang Digital

Jenis uang digital kini makin banyak aja. Dari perbankan, jasa transportasi, hingga retail minimarket, ramai-ramai mengeluarkan e-wallet masing-masing.

Nah, biar bisa hemat dan gak boros dengan adanya jenis-jenis uang online tersebut, ada baiknya buat bijak memilih. Berikut cara menghemat penggunaan uang elektronik.

1. Sesuaikan dengan kebutuhan kamu

Saat memilih jenis-jenis uang online yang ada, pilihlah yang emang sesuai kebutuhan kamu. Pilih mana yang paling sering bakal kamu pakai.

Contoh, kalau kamu sering menggunakan KRL dan berkendara lewat tol pula maka pilihlah kartu perbankan seperti Flazz atau e-money. Sebab, kedua kartu tersebut bisa digunakan buat naik commuter line, tol, bahkan berbelanja.

Sementara itu, buat kamu yang cuma sering gunakan buat commuter line aja, gak ada salahnya buat punya KMT. Mungkin gak banyak yang tahu kalau kartu KMT lebih cepat diproses saat di-tap pada gate masuk dan keluar stasiun dibandingkan kartu-kartu lain. Selain itu, bila saldo habis, kamu lebih mudah buat isi karena kamu bisa segera ke loket commuter line.

2. Pilih Uang Digital dari bank

Dibandingkan dengan keluaran retail, uang elektronik dari bank biasanya punya jangkauan lebih luas. Kamu dapat gunakan buat bayar tol, KRL, belanja di hampir semua retail, dan sebagainya. Sementara uang elektronik seperti Indomaret Card tentu terbatas buat retail tersebut aja.

Meski demikian, kalau kamu emang cukup sering belanja di Indomaret contohnya, gak salah buat punya kartu Indomaret Card. Kamu bisa belanja lebih hemat kalau kartu itu sedang menawarkan promo tertentu.

3. Minimalkan jenis uang milik kamu

Yap! Jenis-jenis uang elektronik bisa aja banyak banget. Namun, ada baiknya buat meminimalkan jumlah kartu uang elektronik milik kamu. Punya dua aja udah cukup deh.

Kamu bisa pilih sesuai dengan yang paling sering kamu gunakan. Contoh, seperti yang udah disebutkan. Kalau kamu sering naik KRL dan berkendara lewat tol maka milikilah kartu uang digital dari perbankan dan KMT.

Terlalu banyak kartu yang kamu miliki malah bikin pengeluaran kamu gak teratur. Sebab, pos-posnya makin banyak dan bahkan gak terpakai. Kartu banyak, tapi uang tunai kamu malah sedikit.

3 Peluang Usaha yang Menjanjikan dan Bakal Laris Manis di Masa Depan

uang-digital
Uang Digital

Saat terjun ke dunia bisnis, gak ada salahnya kita memprediksi usaha yang menjanjikan di waktu yang akan datang. Hal ini demi menjaga eksistensi bisnis bertahan dalam jangka waktu lama. 

Berbicara tentang masa depan, semuanya pasti nanti bakal serba canggih. Segala aspek kehidupan termasuk berbisnis bakal bersinggungan dengan teknologi-teknologi baru. 

Nah kira-kira apa peluang usaha menjanjikan suatu saat nanti? Berikut ini ulasannya 

1. Ide bisnis masa depan, properti rumah pintar 

Mau sekarang sampai beberapa tahun ke depan, kebutuhan akan tempat tinggal masih menjadi prioritas terpenting bagi masyarakat. Oleh sebabnya, gak salah bila menjadikan bisnis properti sebagai usaha yang menjanjikan nanti. 

Misalnya bisa menjadi makelar rumah, jasa arsitektur, dan menjadi kontraktor. Kalau punya bujet berlebih, sekalian saja menjadi pengembang kecil-kecilan. 

2. Fintech termasuk usaha yang menjanjikan di masa depan

Bisnis yang bakal ngetrend dan bisa dijalankan dari sekarang adalah jasa keuangan, tapi berbasis teknologi, atau yang biasa disebut financial technology (fintech). Bentuk produknya beragam, mulai dari dompet digital sampai jasa peminjaman online.  

Di Indonesia jasa ini sangat menjamur, ada OVO, Gopay, Dana, Jenius, Kredivo dan masih banyak lagi yang jumlahnya mencapai ratusan. 

Tapi untuk berkecimpung di bisnis ini, kamu harus bekerja sama dengan orang lain dari latar belakang yang berbeda. Paling tidak ada ahli IT dan juga ahli ekonomi untuk menyusun gimana konsep bisnis fintechmu. 

Agar dipercaya dengan calon konsumen, jangan lupa mendaftarkan usahamu ke OJK. OJK bertugas untuk mengawasi perusahaan-perusahaan keuangan dan juga menjaga data konsumen yang telah didaftarkan. 

3. Usaha pengisian daya kendaraan listrik 

Mobil listrik sudah mulai digalakkan di Indonesia. Produsen mobil elektrik sudah mengekspor produk mereka ke Indonesia dan digunakan untuk transportasi umum, bukan hal yang gak mungkin kalau nantinya mobil elektrik jadi kendaraan pribadi. 

Nyatanya, beberapa orang-orang berduit juga sudah punya mobil listrik kok, seperti misalnya Ketua DPR Bamsoet yang punya Tesla di garasi pribadinya. 

Mobil listrik dinilai sangat ramah lingkungan, karena tidak ada pembuangan gas emisi dari proses pembakaran bahan bakar. Jadi wajar saja kalau pemerintah Indonesia sangat mendukung eksistensi mobil listrik.