Ketahui Apa Saja Efek Buruk Sinar Matahari

Sinar matahari tentu saja bagus untuk tubuh kamu. Apalagi disaat pandemi seperti ini, untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan masuknya vitamin D ke dalam tubuh kita dibutuhkan sinar matahari yang cukup setiap harinya. Namun semua hal yang membawa sisi positif tentu saja apabila dilakukan berlebihan akan membawa sisi yang negatif. Lalu kira-kira apa saja sisi efek buruk sinar matahari? Mari kita simak pembahasannya. 

Penglihatan memburuk

Masalah pandangan menjadi resiko yang perlu ditemui oleh seluruh orang bersamaan pertambahan umur. Tetapi kecuali factor umur, sebuah riset mendapati jika terserang cahaya matahari dalam waktu lama rupanya bisa jadi parah keadaan ini — khususnya untuk wanita dan pria berumur lebih dari 40 tahun.

Menurut study dari Fordham University tahun 2011, cahaya ultraviolet (UV) berpengaruh jelek untuk mata karena tingkatkan kesempatan diserang katarak yang bisa berbuntut pada kebutaan.

Bukan hanya itu, bahaya cahaya matahari langsung bisa juga mengusik peranan retina yang semakin lama akan turunkan peranan pandangan. Masalah peranan retina ini dipacu oleh glaukoma dan degradasi makula, dikutip dari Health.

Kulit menua

Tidak bisa disangkal, sinaran UV bisa menyebabkan kulit menua bisa lebih cepat. Ini karena cahaya matahari dapat tembus langsung ke susunan tengah kulit (dermis) yang mengakibatkan sel elastin dalam kulit menimbun secara abnormal.

Saat jumlah sel elastin sudah lumayan banyak, karena itu satu tipe enzim akan merusak kolagen dan elastin kulit, yang selanjutnya ada pengubahan pada susunan kulit. Terserang cahaya matahari seterusnya akan percepat proses penuaan yang ke arah pada keriput, bercak, dan kerusakan kulit yang lain.

Kanker kulit

Dampak cahaya matahari yang beresiko yang lain ialah mengakibatkan kanker kulit. Saat kulit terkena cahaya matahari terlalu berlebih, beberapa sel kulit akan cepat hancur. Dalam periode panjang, beberapa sel kulit yang kerap terkena cahaya matahari mempunyai potensi beralih menjadi sel kanker yang beresiko.

Dampak ini lebih beresiko terjadi ke orang yang kerap berjemur di bawah panas matahari tanpa memakai tirai surya.

Cahaya matahari dengan jumlah yang pas simpan bermacam faedah yang perlu untuk kesehatan badan. Tetapi, bila pemaparannya terlalu berlebih, cahaya matahari bisa juga memberi dampak yang beresiko.

Oleh karena itu sebaiknya kamu menggunakan sunscreen yang sesuai dengan jenis kulit yang kamu miliki. Mungkin yang bisa dianjurkan adalah menggunakan sunscreen dari senka dengan thermo booster technology. Kamu bisa mempelajari lebih lanjut langsung dari sumbernya ya.

Semoga informasi ini bermanfaat untuk kamu ya dan nantikan artikel menarik lainnya disini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *