Segera Hindari 3 Mitos Keuangan Kuno Ini !

kirim-uang
Kirim Uang

Tak dapat dipungkiri, masih cukup banyak orang percaya dengan mitos keuangan yang pada akhirnya justru menjauhkan mereka dari kebebasan finansial.

Pasalnya mindset tersebut kebanyakan sudah tertanam di pikiran mereka sejak kecil. Jadi, gak heran kalau mereka mempercayai dan bahkan mengikuti mitos keuangan yang sudah ketinggalan zaman.

Bahkan, beberapa mitos tersebut juga dapat menghambat perkembangan diri kamu lho. Gak percaya? Yuk, simak aja beberapa mitos keuangan kuno yang harus segera ditinggalkan berikut ini:

1. Membayar utang besar terlebih dahulu

Banyak orang yang menunda membayar utang karena fokus untuk melunasi utang besar terlebih dahulu dibanding yang kecil.

Padahal menunggu memiliki uang untuk membayar utang yang lebih besar justru membuat bunga semakin besar dan nominal utang pun akan semakin besar pula.

Karena itu, mulai tinggalkan yuk mitos keuangan tersebut dan mulai mencicil untuk melunasi utang dengan tingkat bunga yang paling kecil hingga yang kecil. Jadi, bukan nominalnya ya tapi tingkat bunganya.

Lagipula, selain mencegah bertambahnya utang, melunasi utang yang lebih kecil juga akan memotivasi kamu untuk segera membebaskan diri dari utang-utang lho.

2. Kartu kredit adalah kartu setan

Gak sedikit orang yang terjerat kartu kredit dan bikin hidupnya dibayang-bayangi dengan debt collector karena utang yang menumpuk.

Karena itulah banyak orang yang menganggap kalau hal tersebut itu adalah kartu setan. Sebenarnya yang salah itu bukan kartu kreditnya, tapi penggunanya.

Pasalnya, jika dimanfaatkan dengan bijak, kartu kredit justru memberikan manfaat yang sangat menguntungkan lho. Selain dapat digunakan untuk membeli barang dengan cara mencicil tanpa bunga, kamu juga dapat lebih mudah mendapat persetujuan saat melakukan pengajuan Kredit Tanpa Agunan (KTA), Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan hal lain yang  berhubungan dengan bank.

3. Sudah terlambat mencapai finansial goal di usia 30-an

Para ahli dan bahkan orang-orang tajir di dunia memang menyarankan agar kamu menyiapkan beberapa hal seperti investasi, asuransi, dana pensiun dan lainnya sejak dini. Tujuannya adalah demi masa depan yang lebih baik.

Lalu, gimana kalau di usia 30 tahun tapi baru mau mulai? Apakah sudah terlambat? Berbagai pertanyaan pun langsung berkecamuk di kepala yang akhirnya mengurungkan niat mereka untuk mulai memperbaiki keuangan. Hal ini hanyalah mitos keuangan belaka. Tidak peduli berapa usia Anda sekarang, tetaplah berusaha untuk memperbaiki keadaan finansial Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *